1. Masangnya kurang pas, kurang kuat, gampang ambruk atau Mudah dicopot orang.
2. Lama spanduknya Tidak dilihat lagi. Sehingga spanduk jd terlipat, sudah tidak terbaca bahkan hilang diambil orang dijual kiloan..
3. Nulis tanpa perantara. Padahal dengan perantara kemungkinan laku lebih besar. Ini Hanya pelit krn gak mau bayar komisi.
4. Bahasa Terlalu Standar “Dijual.., Hub…”. Tidak ada bahasa yg mengundang pembeli. Silakan tes tulis:
“Jual Cepat Butuh Uang Banget. Hub…” atau
“Jual Cepat Turun Harga Bonus ISTRI*, Hub…..”
Oya yg dimaksud Bonus ISTRI* adalah Bonus :
I nternet.
S ofa.
T v.
R ak Tv.
I pad.
“Jual Cepat Butuh Uang, Berapapun Penawaran Tertinggi dalam bulan ini Kami Lepas.., Hub….”
“Jual Cepat Butuh Uang karena Pandemi, SIAPA CEPAT dia dapat, hub….”.
“Jual Cepat Butuh Uang, DIBAWAH Harga NJOP, Hub….”.
“TURUN HARGA, Jual Cepat Butuh Uang Banget, Siapa CEPAT Dia DAPAT, Hub….”
Perhatikan sangat jarang yg pasang spanduk spt itu.
5. Pasang Spanduk hanya dilokasi. Mestinya beberapa Lokasi dengan menyebutkan alamat : “Cari Rumah/Tanah Harga Miring (di Jual Cepat Butuh Uang) di Daerah….? Hub..”.
6. Kesalahan yg Paling Fatal TIDAK PASANG SPANDUK! Survey menunjukan bahwa properti yg dipasang spanduk kemungkinan Laku meningkat 70% dibanding hanya pasang iklan online. Apa lagi tidak pasang iklan tidak titip agen, tidak pasang spanduk…… kemungkinan laku turun 99,99999%… 🤪😁🤪.
Semoga Bermanfaat.
Note: yg tidak punya Properti utk dijual? Jadi Makelar aja…! Sekarang Kesempatan utk untung besar jadi Makelar Properti. Karena banyak yg jual Miring. Sehingga anda bisa deal dengan pemilik bahwa tidak perlu memberi komisi ke anda. Namun anda bebas menaikkan harga.!
